atau tentang rambu rambu lalu lintas juga banyak di mbah gugel atau bisa di klik disini.
Akan tetapi yang ingin saya ungkapkan adalah sisi lain nya yaitu moral atau mental dari pengguna jalan seperti saya juga (Pengalaman), mungkin di masa yang akan datang cerita atau ungkapan ini jadi bahan renungan atau sadar diri sambil ketawa malu.
Sopan santun berkendara kalau dulu mau nyalip orang apalagi lebih tua pasti bilang " duluan ya pak " atau "mari pak ".atau memberi klakson setelah mendahului,
terus di perempatan jalan kecil atau jalan komplek pada ngurangi kecepatan dan saling memberi jalan, "silahkan pak duluan" atau memberi isarat tangan.
A. Pengendara sepeda motor atau Pemotor
- Kenapa Tidak pakai Helm untuk jarak dekat ? saya sendiri juga sama hehe, kecuali klo sakit gigi jarak dekat pun dipake.
- Laki laki atau bapak bapak ga suka pakai lampu sein klo mau belok kiri atau kanan ? klo kita dibelakangnya suka kesel.
- Yang lebih parah ini. Ibu ibu atau perempuan banyak terjadi kasih sein kiri belok nya ke kanan dan kasih sein kanan beloknya ke kiri ??? sampai di jadikan viral dan ada doa nya " Ya Alloh jauhkan aku dari ibu ibu pakai motor "
- Bawa motor pelan di tengah jalan apalagi yang boncengan dengan pacarnya. haduhhh
- Anak anak usia SMP atau SMA yang bawa motor gaya gayaan. sok jago. salip kiri salip kanan, kebut kebutan, sambil ngebut badannya miring kaya ke kiri atau kekanan kaya yang bisulan dipantat,,,, piiisss hehehe padahal orang tua tu tau kalian itu baru bisa, pasti pengen keliatan pinter/jagoan, karena orang tua juga dulu ngalamin dan tau perasaan ingin dipuji. Valentino Rosi aja mikir dua kali klo disuruh kebut kebutan di jalan raya.
- Jangan pakai Knalpot Racing atau knlapot bising ? suka di doakan jelek oleh orang orang yang punya bayi. 10 tahun lalu juga saya pake knalpot bising seru klo ngebut tapi sejak diomelin tetangga yang sedang sakit gigi akhirnya di ganti yg standar lagi.
- Lampu Jauh atau lampu Led di malam hari itu silau banget bagi orang tua atau yang pakai kacamata min/plus dari lawan arah. tapi ada juga karena bawaan pabrik nya. harapan tidak egois hihihi
- Bawa motor buru buru sampai harus mepet pengendara motor di samping kita ( si A ) biar mengurangi kecepatan karena di depan ada mobil dan kita bisa masuk ke jalan depan orang. dulu saya begitu tapi ketika jadi si A kesel juga ya hehehe. itu juga tidak baik, tidak menghargai orang lain.
- Spion kiri di lepas atau dua duanya dengan kanan atau diganti dengan yang lebih kecil biar keliatan keren cieee... biar keliatan aerodinamis katanya...tapi kan ga bermanfaat dan ga jelas lihat ke belakang. jangan sampai pengendara lain yang sedang laju kaget dan tiba tiba ngerem karena kita belok belok seenaknya. tapi ada juga yg spion lengkap tapi ga dipake...haduhhh
- Bagay alias banyak gaya, atau sombong dari yang pengendara motor dengan cc agak besar dikit dari motor yang disalipnya, klo nyalip seenaknya masuk ke jalur kita dan setelah nyalip pura-pura nengok kiri (entah apa dalam hati nya yang jelas sy juga tau dan pernah merasakan) tapi klo yang disalipnya motor gede dan cc nya sama bahkan lebih besar yakin tidak akan nengok kiri.
- Bawa motor sambil Telp, sms, wa, bbm mungkin fb, dengan maksud ga usah berhenti, ga buang waktu, Autis. lebih baik mingir dulu berhenti dulu, karena bawa motornya juga ga bisa cepet malah bikin nanggung pengendara lain.
- Club motor atau komunitas pecinta motor ketika konvoi atau touring tidak harus menggangu pengendara lain dengan ugal ugalan. ngebut dijalur tengah agar tim tidak terpecah atau tertinggal sampai pengendara lain harus minggir mengalah hanya kerena tujuan rekreasi (pengalaman juga sekarang ga hehehe ) sedangkan pengendara lain tujuannya mencari nafkah, mungkin ke rumah sakit atau lainnya. tapi alangkah baiknya jalan sambil memberikan edukasi tim nya dan masyarakat atau pengendara lain tentang lalu lintas dan safety drive. dan membuat masyarakat simpati.
Intinya kalau saling menghargai antara pengendara akan selamat dijalan dan tetangga... TTDJ

Tidak ada komentar:
Posting Komentar