iklan 2

Selasa, 11 Juli 2017

Ambil Nomor Antrian or Queue

Sesuatu yang Unik yang baru saya lihat,








Apa yang anda pikirkan melihat gambar diatas ?

Bagi kita baru mengalami dan melihatnya,  sehari sebelumnya kita datang ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan berobat, rujukan dari klinik terdekat untuk tindak lanjut harus ke Rumah Sakit itu, kita datangnya siang hari langsung menemui bagian informasi, dan ternyata pendaftaran harus ambil nomor antrian dulu dan nomor antriannya dibagaikan atau diambil setiap jam 6.00 pagi lokasinya didepan pintu utama, ok berarti besoknya saya harus ngambil nomor, dan kemudian pulang.

Karena jarak dari rumah ke rumah sakit cukup lumayan saya berangkat jam 05.00 pagi, shubuh kali ya hehe, tiba di rumah sakit jam 05.30 sudah banyak orang berkumpul kemudian saya dekati dengan wajah bingung dan tengok kiri kanan kok orang orang pada santai duduk-duduk sambil ngobrol dan tidak ada antrian.
Dalam hati saya " waduh telat, ga kebagian nomor nih"  biar yakin saya hampiri dan tanya bapak dekat pintu saya "Pak nomor antriannya sudah dibagikan?" "belum" jawab bapak itu sambil lihat ke bawah, tambah bingung lihat air minum dan helm baris. "apakah nomor antrian ditukar sama air minum, kantong kosong atau helm gitu yaa, atau syaratnya bawa air minum, kaya pengobatan alternatif" dalam hati hehehe. kemudian saya tanya lagi "kalau air minum ini buat apa pak sama helm juga?" sambil senyum bapak tadi menjawab "ya ini pengganti antrian kita biar ga pegel, dibagikan nya nanti jam enam sama petugas, yang ngantri banyaknya pasien dan ada orang tua kalau berdiri lama ga jadi antri lewat sini tapi lewat pintu samping langsung ke UGD hehehe, cepet taro sesuatu buat ngantri" "iya pak, saya baru pak" jawab saya sambil senyum kemudian saya muter cari barang pengganti sambil ketawa sendiri hehehe.

Sekedar sharing aja siapa tahu bermanfaat bagi agan agan, oms tan, kakek nenek. akang teteh, ibu bapak,
Dan informasi tambahan nomor antrian pakai print out dari mesin antrian yang sudah di bantu petugas pembagiannya cuman dibatas jumlah pasiennya (kurang lebih 70 pasien) jadinya harus antri lebih awal biar ga kehabisan. (dilema tapi mungkin itu yang terbaik)

Semoga sobat sobat kita atau perusahaan perusahan ada yang bisa membuat alat atau mesin antrian yang lebih efisien dan tidak harus berebut atau menemukan metode pembentukan moral antri indah.

Minggu, 09 Juli 2017

Obat Amandel or tonsillectomy cara buatnya

Amandel, atau Radang Amandel semua pasti sudah pada tahu, sakit nelen, meriang, demam. intinya repot deh. apalagi kondisi tubuh lagi ngedrop pasti amandel kambuh, atau sedang panas dalam. dan banyak terjadi pada anak kecil, saya ingin  share pengalaman pribadi, keluarga atau rekan yang pernah mengalami nya. 
Pengalaman pribadi (dialami sepupu saya usia kelas 1 SD) sering sekali sakit nelen, radang tenggorokan bahkan bengkak.
Ada sesepuh (kakek kita) ngasih tahu obatnya, obat amandel tradisional dan cepat dan juga murah, yaitu :
Minuman Coca cola ( maaf bukan iklan/gambar pun tidak akan ditampilkan )  di dihangatkan ( direbus ) terus ditunggu sampai hangat sampai aman untuk diminum tapi minumnya pakai sedotan batang Daun Pepaya, batang daun pepaya kan panjang ada bolong tengahnya, nah itu dipotong secukupnya ya sepanjang sedotan umumnya kurang lebih 20 - 25 cm. langsung di pakai minum, jangan dicuci atau diolah.  daun nya buang aja atau bisa di masak Urab atau Buntil ( makanan khas daerah )


Pohon Pepaya

Seperti gambar diatas batang ke arah Daun nya kan panjang ya. selamat mencoba mudah-mudahan bermanfaat, kalau sepupu saya 2 x minum pagi dan sore, malam nya sudah sembuh dan sampai sekarang ga kambuh lagi.





Sabtu, 20 Mei 2017

Lalu lintas Indonesia

Seringkah kita nongkrong dan ngobrol dengan teman, saudara atau orang sekeliling kita ? so pasti sering ngomongin banyak hal akan tetapi saya ingin curhat tentang berlalulintas di Indonesia. kalau bicara soal Peraturan dan Undang undang lalu lintas Indonesia sudah ada situs resminya tinggal di klik. 
atau tentang rambu rambu lalu lintas juga banyak di mbah gugel atau bisa di klik disini.

Akan tetapi yang ingin saya ungkapkan adalah sisi lain nya yaitu moral atau mental dari pengguna jalan seperti saya juga (Pengalaman), mungkin di masa yang akan datang cerita atau ungkapan ini jadi bahan renungan atau sadar diri sambil ketawa malu.



Sopan santun berkendara kalau dulu mau nyalip orang apalagi lebih tua pasti bilang " duluan ya pak " atau "mari pak ".atau memberi klakson setelah mendahului,
terus di perempatan jalan kecil atau jalan komplek pada ngurangi kecepatan dan saling memberi jalan, "silahkan pak duluan" atau memberi isarat tangan.

A. Pengendara sepeda motor atau Pemotor
  1. Kenapa Tidak pakai Helm untuk jarak dekat ? saya sendiri juga sama hehe, kecuali klo sakit gigi   jarak dekat pun dipake.
  2. Laki laki atau bapak bapak ga suka pakai lampu sein klo mau belok kiri atau kanan ? klo kita dibelakangnya suka kesel.
  3. Yang lebih parah ini. Ibu ibu atau perempuan banyak terjadi kasih sein kiri belok nya ke kanan dan kasih sein kanan beloknya ke kiri ???  sampai di jadikan viral dan ada doa nya " Ya Alloh jauhkan aku dari ibu ibu pakai motor "
  4. Bawa motor pelan di tengah jalan apalagi yang boncengan dengan pacarnya. haduhhh
  5. Anak anak usia SMP atau SMA yang bawa motor gaya gayaan. sok jago. salip kiri salip kanan, kebut kebutan, sambil ngebut badannya miring kaya ke kiri atau kekanan kaya yang bisulan dipantat,,,,  piiisss hehehe padahal orang tua tu tau kalian itu baru bisa, pasti pengen keliatan pinter/jagoan, karena orang tua juga dulu ngalamin dan tau perasaan ingin dipuji. Valentino Rosi aja mikir dua kali klo disuruh kebut kebutan di jalan raya.
  6. Jangan pakai Knalpot Racing atau knlapot bising ? suka di doakan jelek oleh orang orang yang punya bayi. 10 tahun lalu juga saya pake knalpot bising seru klo ngebut tapi sejak diomelin tetangga yang sedang sakit gigi akhirnya di ganti yg standar lagi.
  7. Lampu Jauh atau lampu Led di malam hari itu silau banget bagi orang tua atau yang pakai kacamata min/plus dari lawan arah. tapi ada juga karena bawaan pabrik nya. harapan tidak egois hihihi
  8. Bawa motor buru buru sampai harus mepet pengendara motor di samping kita ( si A ) biar mengurangi kecepatan karena di depan ada mobil dan kita bisa masuk ke jalan depan orang. dulu saya begitu tapi ketika jadi si A kesel juga ya hehehe. itu juga tidak baik, tidak menghargai orang lain.
  9. Spion kiri di lepas atau dua duanya dengan kanan atau diganti dengan yang lebih kecil biar keliatan keren cieee... biar keliatan aerodinamis katanya...tapi kan ga bermanfaat dan ga jelas lihat ke belakang. jangan sampai pengendara lain yang sedang laju kaget dan tiba tiba ngerem karena kita belok belok seenaknya. tapi ada juga yg spion lengkap tapi ga dipake...haduhhh
  10. Bagay alias banyak gaya, atau sombong dari yang pengendara motor dengan cc agak besar dikit dari motor yang disalipnya, klo nyalip seenaknya masuk ke jalur kita dan setelah nyalip pura-pura nengok kiri (entah apa dalam hati nya yang jelas sy juga tau dan pernah merasakan) tapi klo yang disalipnya motor gede dan cc nya sama bahkan lebih besar yakin tidak akan nengok kiri.
  11. Bawa motor sambil Telp, sms, wa, bbm mungkin fb, dengan maksud ga usah berhenti, ga buang waktu,  Autis. lebih baik mingir dulu berhenti dulu, karena bawa motornya juga ga bisa cepet malah bikin nanggung pengendara lain.
  12. Club motor atau komunitas pecinta motor ketika konvoi atau touring tidak harus menggangu pengendara lain dengan ugal ugalan. ngebut dijalur tengah agar tim tidak terpecah atau tertinggal sampai pengendara lain harus minggir mengalah hanya kerena tujuan rekreasi (pengalaman juga sekarang ga hehehe ) sedangkan pengendara lain tujuannya mencari nafkah, mungkin ke rumah sakit atau lainnya. tapi alangkah baiknya jalan sambil memberikan edukasi tim nya dan masyarakat atau pengendara lain tentang lalu lintas dan safety drive. dan membuat masyarakat simpati. 
B. Pengendara Roda Empat atau lebih atau Sopir ......belum beres  NTAR dilanjut lagi nulisnya sob...

Intinya kalau saling menghargai antara pengendara akan selamat dijalan dan tetangga... TTDJ


Kamis, 18 Mei 2017

Rumah dan Ruko

Di Negara kita tercinta Indonesia yang luas. banyak orang yang kaya dan banyak juga yang miskin. yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin, wahh..... bukan hanya sekedar lirik dari sebuah lagu dangdut di Indonesia... tapi benar benar merupakan sesuatu keadaan di sekitar kita.

Yakni satu sisi Banyak Rumah di perumahan atau ruko di pinggir jalan yang kosong penghuni bahkan tampak tidak terawat dan disisi lain banyak tunawisma dan gelandangn yang berteduh dimana saja, atau naik sedikit satu rumah kecil diisi dengan lebih dari 5 orang. atau sebuah keluarga besar yang menyewa rumah petak.

- apakah ini dampak dari perkembangan ekonomi, moral, atau apa ?
- apakah mungkin semua warga dapat menempati rumah rumah atau ruko ruko kosong ?
- apakah mungkin yang kaya mau berbagi dengan yang miskin ?
- apakah mungkin kesejahtraan rakyat indonesia bisa merata ?
- kalau semuanya mungkin kapan bisa terjadi ?

Pernah terpikirkan oleh saya semua pertanyaan bisa terjawab tapi butuh waktu yang lama dan butuh dukungan. tapi disisi lain ahh... ga mungkin terjadi.  jadi hanya sebuah angan angan terpendam.

ntar di lanjut ya... klo ada masukan tulis di comment ya bro.....